Warehouse dan Location di Odoo, Kenali Perbedaannya

Warehouse dan Location di Odoo, Kenali Perbedaannya

Warehouse dan Location adalah konsep penting dalam Manajemen Inventory di Odoo. Manajemen Inventory adalah semua hal yang berhubungan dengan pengelolaan produk, gudang (warehouse), lokasi, varian produk, dan lain-lain. Oleh karena itu, mari kita pelajari bersama dan kenali perbedaan dari Warehouse dan Location ini di Odoo.

Definisi dan Perbedaan Warehouse dengan Location

Di Odoo, Warehouse adalah representasi dari gedung atau tempat fisik dimana inventory disimpan. Kita dapat membuat beberapa Warehouse dan memindahkan inventory antar Warehouse ini.

Sedangkan Location, adalah tempat tertentu di dalam Warehouse. Location, dapat dikatakan sebagai sub-lokasi dari Warehouse. Contohnya adalah lantai warehouse, rak, lorong, dan sebagainya. Kita dapat membuat banyak Location dalam sebuah Warehouse.

Konfigurasi Location secara default tidak aktif di Odoo. Jadi, untuk membuat Location, kita perlu mengaktifkannya terlebih dahulu. Akses menu ConfigurationSettings – ke bagian Warehouse – centang Storage Locations untuk mengaktifkan.

Centang Storage Locations untuk mengaktifkan fitur Location

Location terdiri dari 3 tipe, yaitu:

  1. View Location (warna biru) adalah Location yang menjadi induk dari location di bawahnya.
  2. Physical Location (warna merah) adalah Location yang dimiliki oleh perusahaan yang terletak di dalam Warehouse.
  3. Partner Location (warna hitam) adalah Location yang terletak di Warehouse milik Vendor atau Customer. Prinsip kerja Location ini sama dengan Physical Location, hanya saja ini bukan milik perusahaan.
  4. Virtual Location (warna hitam) adalah Location yang merepresentasikan tempat yang tidak ada di dunia nyata (virtual). Virtual Location dapat digunakan untuk menempatkan barang yang tidak tercatat di inventory. Contohnya adalah barang yang sudah kadaluarsa, barang hilang, barang yang dalam perjalanan pengiriman, dan lain-lain.

Hal yang cukup penting lagi, saat kita membuat Warehouse baru, maka Odoo akan secara otomatis juga membuat Location baru dengan nama Short Name (tipe View) dan Short Name/Stock (tipe Physical). Contohnya, ketika kita membuat warehouse baru dengan nama Warehouse Malang dan Short Name MLG, maka ada Location yang terbuat otomatis dengan nama MLG (tipe View) dan MLG/Stock (tipe Physical).

Data Locations, perhatikan perbedaan warna font antara tipe View, Physical, Partner, dan Virtual

Mengelola Warehouse di Odoo

Gambar di bawah ini adalah form pengaturan Warehouse di Odoo. Tab Warehouse Configuration muncul setelah data yang diinput disimpan terlebih dahulu.

Form Pengaturan Warehouse di Odoo

Penjelasan masing-masing kolom adalah sebagai berikut:

  • Warehouse adalah nama Warehouse yang dibuat.
  • Short Name adalah singkatan dari nama Warehouse, untuk mempermudah pemanggilan saat transaksi.
  • Company adalah perusahaan yang menaungi Warehouse ini. Odoo memiliki fitur multi-perusahaan sehingga kita bisa mengganti induk perusahaan dari Warehouse.
  • Address adalah alamat dari Warehouse.
  • Sale Journal adalah jurnal yang dihubungkan saat ada proses pengiriman barang ke Customer (penjualan). Odoo hanya memberikan 1 opsi, yaitu Customer Invoices.
  • Purchase Journal adalah jurnal yang dihubungkan saat ada proses penerimaan barang (pembelian). Di sini ada 2 pilihan, yaitu: Vendor Bills dan Expenses. Opsi pertama, Vendor Bills, digunakan apabila transaksi pembelian secara kredit (hutang). Sedangkan opsi kedua digunakan juga transaksi pembelian dilakukan secara tunai.
  • Manufacture to Resupply adalah opsi pengisian kembali stok di gudang, apakah diisi melalui produksi atau tidak.
  • Buy to Resupply adalah opsi pengisian kembali stok di gudang, apakah diisi melalui pembelian atau tidak.
  • Resupply From adalah opsi pengisian kembali stok di gudang dari Warehouse lain melalui transfer.

Mengelola Location di Odoo

Gambar di bawah ini adalah form pengaturan Location di Odoo. Di bagian header dapat kita lihat tulisan MLG/Stock yang menandakan bahwa Location ini berada di Warehouse MLG.

Form Pengaturan Location di Odoo

Penjelasan masing-masing kolom adalah sebagai berikut:

  • Location Name adalah nama dari Location yang dibuat.
  • Parent Location adalah induk dari Location yang dibuat. Odoo menyediakan fasilitas agar Location dapat dibuat dengan skema berjenjang parent-children.
  • Location Type adalah tipe Location yang dibuat. Penjelasan dari tipe Location ini dapat dilihat di bagian atas artikel ini.
  • Company adalah perusahaan yang menaungi Location ini. Odoo memiliki fitur multi-perusahaan sehingga kita bisa mengganti induk perusahaan dari Location.
  • Is a Scrap Location adalah Location yang merepresentasikan tempat khusus untuk inventory yang tidak dapat digunakan atau dijual. Penyebabnya bisa karena rusak, cacat, kadaluarsa, hilang, dan sebagainya.
  • Is a Return Location adalah Location yang merepresentasikan tempat khusus untuk inventory retur.
  • Inventory Frequency adalah siklus pengisian kembali inventory di Location ini (dalam hari).

Penutup

Setelah kita mempelajari Warehouse dan Location dan Odoo, diharapkan Anda dapat mengatur konfigurasi Warehouse dan Location dengan lebih baik. Warehouse adalah representasi dari gedung atau tempat fisik dimana inventory disimpan. Sedangkan Location adalah tempat tertentu di dalam Warehouse. Location terdiri dari beberapa tipe, dan saat kita membuat Warehouse baru, Odoo secara otomatis akan membuat Location dengan tipe View dan Physical.

Sampai jumpa di tutorial berikutnya.


Pollux Integra merupakan perusahaan yang melayani jasa konsultasi dan implementasi Odoo ERP & CRM. Berpengalaman dalam implementasi ERP & CRM sejak tahun 2012. Untuk pertanyaan dan konsultasi, silakan hubungi kami di 0817-9662-311.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.