KPMG Memilih Odoo sebagai Platform Akuntansi dan Fidusia

KPMG Memilih Odoo sebagai Platform Akuntansi dan Fidusia

Pengembang software open source Odoo memberikan kejutan dengan menandatangani kemitraan strategis dengan KPMG, khususnya dengan Departemen Fidusia.

Seperti dikutip dari AI Magazine, perusahaan konsultan KPMG Belgia memilih Odoo dan merombak total platform software sebelumnya. Salah satu konsultan Big 4 ini sekarang bergantung pada software open source yang dikembangkan perusahaan software yang berasal dari Wallonia, salah satu negara bagian Belgia. Software ini tidak hanya digunakan untuk manajemen internal KPMG, tetapi juga untuk hubungannya dengan pelanggan, khususnya dalam kegiatan akuntansi dan fidusia.

Testimoni KPMG untuk odoo

“Kami telah menyusun spesifikasi dan lingkup pekerjaan yang diberikan kepada 9 vendor. Kami memilih 3 di antaranya, dimana Odoo yang terlihat menonjol dengan pendekatan yang sangat berbeda dari yang lain, dalam hal fungsionalitas dan integrasi data,” ujar Denis Lebailly, Direktur KPMG Belgia.

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence, AI)

Kedua perusahaan ini sebenernya telah berkolaborasi secara intensif dalam pengembangan modul berorientasi fidusia untuk perusahaan Brabant Design. “Kami memiliki modul yang powerful dan bagus untuk akuntansi UKM, tetapi tidak ada yang secara khusus dibangun untuk fidusia, dimana harus memproses data yang dikumpulkan dari pelanggan,” kata Sebastien Bruyr, Chief Commercial Officer (CCO) dari Odoo.

Sebastien Bruyr, Chief Commercial Officer (CCO) Odoo. Gambar: EY Belgia

Oleh karena itu, Odoo dan KPMG bekerjasama untuk mengembangkan modul khusus untuk memfasilitasi pekerjaan akuntansi baik di dalam fidusia maupun kliennya. “Odoo menciptakan revolusi yang nyata dalam pekerjaan akuntansi, dimana pekerjaan administratif berkurang secara signifikan,” tambah Wim Van den Brande; Kepala Pajak, Hukum, dan Akuntansi KPMG Belgia.

“UKM itu tidak efisien dan bagian terburuknya adalah mereka bahkan tidak menyadarinya,” ujar Fabien Pinckaers, CEO Odoo.

Unggahan Fabien Pinckaers, CEO Odoo, di platform LinkedIn terkait kerjasama Odoo dengan KPMG

Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), pemrosesan dan pengelompokan data menjadi lebih sederhana, misalnya untuk klasifikasi invoice keluar dan masuk. “Waktu pemrosesan dokumen akuntansi, sebelum analisis, berkurang signifikan dari 2 hari menjadi 5 jam saja. Tidak ada lagi pekerjaan membosankan untuk pemindaian, misalnya. Dan software sudah siap dengan format invoice elektronik seperti Peppol. Ini menghemat banyak waktu agar dapat fokus pada pekerjaan utama kami: pelaporan dan konsultasi,” ujar Manajer Proyek KPMG Belgia, Jo Vandendriessche.

Selain itu, para klien KPMG yang juga mengimplementasikan Odoo, akan bekerja secara paralel dan real-time di platform cloud yang sama. “Kami akan memiliki real-time accounting yang sangat dibutuhkan saat ini. Kapan saja, manajer bisnis dapat melihat informasi yang lengkap mengenai kondisi akuntansi terkini untuk mendapatkan insight,” tambah Van den Brande.

Peluang Baru untuk Odoo

Kontrak dengan KPMG tidak disertai dengan hak eksklusif dalam bentuk apapun, meskipun pengembangan modul dilakukan bersama, dan Odoo memperoleh manfaat dari kepakaran, pengalaman, dan umpan balik dari KPMG. “KPMG adalah konsultan Big 4 pertama yang bekerjasama dengan kami, tetapi tidak ada yang mencegah 3 konsultan lainnya untuk melakukan hal yang sama,” mimpi dari Wynand Tastenhoye, Manajer Layanan Bisnis – Kantor Akuntan Odoo.

KPMG Belgia juga akan mempresentasikan modul Odoo ini ke anak-anak perusahaan holding di Belanda dan Dubai, yang cukup antusias dengan solusi ini.


Pollux Integra merupakan perusahaan yang melayani jasa konsultasi dan implementasi Odoo ERP & CRM. Berpengalaman dalam implementasi ERP & CRM sejak tahun 2012. Untuk pertanyaan dan konsultasi, silakan hubungi kami di 0817-9662-311.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.